Social Icons

12 January 2016

Kunjungan Kerja dengan KBI Provinsi Sumatera Selatan ke Pagar Alam & Lahat

Welcommeee to Blog Sekber PMVBI South Sumatera.. Kali ini Mimin akan sharing tentang pengalaman dan kesempatan Mimin saat berkunjung ke kota Pagar Alam dan Kabupaten Lahat di Provinsi Sumatera Selatan. Kunjungan kali ini sangat luar biasa karena Sekber Sumsel (diwakili oleh Lisan Putra, Niko Setiawan, Andra dan Gusnawati) berkesempatan kunjungan ke daerah bersama Sangha (diwakili Bhante Bhadramurti), MBI Provinsi Sumsel (diwakili Romo Hindra Lili, sdr. Michael), WBI Provinsi Sumsel (diwakiki Ibu Juniarti Salim). Pada hari sabtu, 9 Januari 2016, KBI Provinsi Sumsel sebelum bertolak menuju kota Pagar Alam pukul 08.00, kami melakukan Puja Bhakti di Kuti Wihara Dharmakirti Palembang, kami belajar untuk mengisi batin kami agar tetap tenang dan eling sebelum melakukan perjalanan jauh dan kamipun berangkat dan tiba di kota Pagar Alam pukul 15.30. Perjalanan yang cukup panjang namun memberikan dampak positif bagi kami, bahwa kami menyadari keindahan alam yang sangat luar biasa kami lihat disepanjang perjalanan menuju kota Pagar Alam, walau jarak tempuh yang jauh dan jalan berkelok-kelok tapi terbayarkan dengan melihat keindahan bumi pertiwi ini.
Salah satu pemandangan perjalanan menuju Pagar Alam

Sebelum kami bertemu dengan umat dari Cetya Karuna Bhakti. Kami berkesempatan melihat tempat yang rencananya akan dibangun menjadi tempat retret. Tapi untuk menjadikan tempat tersebut menjadi tempat retret tentunya tidak mudah karena harus diurus administrasinya, membentuk MBI kota Pagar Alam, dll. Cetya Karuna Bhakti yang telah berdiri sekitar 15 tahun masih menumpang di Lantai 4 rumah salah satu umat beragama Buddha kota Pagar Alam yang terletak di Jl. Letnan Hamid. Kami juga berkesempatan untuk refreshing sejenak dengan mengunjungi Perkebunan Teh dan Puncak Rimau (yang merupakan tempat pengambilan api obor untuk PON beberapa tahun lalu). Pagar Alam merupakan kota Bunga yang dingin. Sama seperti di Curup, Puncak, dll. Suasana dan tempat yang cocok sebagai tempat retret.
Pukul 19.00, kami melakukan Puja Bhakti dan mendengarkan Dhammadesana dari Bhante Bhadramurti. Setelah itu, sosialisasi dari MBI Provinsi Sumsel, WBI Provinsi Sumsel tentang program kerja dan sosialisasi pembentukan MBI & WBI kota Pagar Alam. Kemudian sosialisasi tentang Mitra Daerah Sekber PMVBI Provinsi Sumsel. Karena Pagar Alam banyak muda-mudinya yang sekolah diluar kota Pagar Alam sehingga tidak terdapat muda-mudi di Cetya ini. Walaupun terdapat keterbatasan tempat namun umat Buddha yang berada di Pagar Alam tetap semangat untuk terus belajar dan praktek Dhamma.
Cetya Karuna Bhakti
Dhammadesana & Sosialisasi KBI
Setelah itu, kami berkesempatan makan bersama dan ngobrol singkat dengan umat di Cetya Karuna Bhakti. Tak terasa waktu sudah pukul 22.30 dan kamipun kembali ke Villa untuk beristirahat sebelum keesokan harinya harus bertolak ke Lahat.
Keesokan harinya, kami tidak menyiayiakan waktu untuk sejenak menikmati dan menghirup udara di sekitar Kaki Gunung Dempo. Suasana yang sangat dingin dan masih berkabut. Dan kami melihat suatu fenomena yaitu dari banyak kabut, kemudian hilang dan timbulnya pelangi yang memberikan nilai plus disekitar Gunung Dempo dan dalam sekejap penglihatan kita tertutup karena kabut menutupi pemandangan kami ke sekitar kebun teh dan gunung dempo. Namun kami belajar bahwa semuanya tidak kekal. Semua akan berubah sewaktu-waktu, mau tidak mau, suka tidak suka. Itulah kenyataan yang harus dihadapi.
Setelah bersih diri dan sarapan, kami bergegas menuju kabupaten Lahat. Setelah berpamitan dengan umat yang rumahnya dijadikan tempat untuk Cetya Karuna Bhakti, kamipun bertolak ke Lahat pukul 10.00 dan tiba di SP VI pukul 12.00.
Dan satu lagi hal menakjubkan bagi kami, dimana baru kali pertama kami mengunjungi Cetya Dharma Santi di daerah SP VI Bunga Mas Lahat, sekitar 45 menit dari wihara Padmasari Lahat. Di Cetya ini hanya terdiri dari orang-orang tua dan hanya terdapat 3 anak kecil karena merupakan tempat transmigran dan kebanyakan dari Jawa Tengah. Namun kami melihat semangat dari Romo dan Ibu-ibu untuk tetap memeluk dan mempertahankan Cetya & agama Buddha khususnya. Ini juga memberikan semangat bagi kami, Pemuda Buddhayana untuk selalu semangat dalam pelayanan. Mereka sangat menyambut kedatangan kami dan berharap kami dapat selalu berkunjung ke Cetya ini. Sama seperti di Cetya Karuna Bhakti, kami juga berkesempatan Puja Bhakti, mendengarkan Dhammadesana dan sosialisasi tentang KBI (Keluarga Buddhayana Indonesia).
Foto Bersama
Setelah itu, sekitar pukul 15.00, kami tiba di Wihara Padmasari Lahat, kemudian kami bersih diri dan melakukan Puja Bhakti, mendengarkan Dhammadesana dan sosialisasi tentang program kerja KBI Provinsi Sumsel :
1. MBI Provinsi Sumsel melakukan pendataan, mulai aktif untuk kunjungan ke wihara maupun cetya yang ada di Sumatera Selatan, dll.
2. WBI Provinsi Sumsel melakukan kunjungan ke wihara maupun cetya, dll.
3. Sekber PMVBI (Pemuda Buddhayana) Provinsi Sumsel melakukan kunjungan ke daerah dan mendorong PMV Padmasari Lahat untuk menjadi tuan rumah Retret Hidup Berkesadaran PMV/C se-Sumatera Selatan yang rencananya akan diadakan di tanggal 25-27 Maret 2016.
Kami melihat semangat dari muda-mudi untuk menjadi tuan rumah RHB yang sangat luar biasa, ketika kami bertanya apakah mereka siap dan melihat reaksi serta jawaban mereka memberikan suatu kesan yang begitu mendalam ketika mereka bilang "siap, mau tidak mau harus siap", disini kita menyadari kita semua saling terikat satu sama lain, saling membutuhkan. Untuk terlaksananya acara, kita membutuhkan dukungan dari berbagai pihak baik dari Sangha, MBI, WBI, senior-senior, yayasan, dan badan otonom lainnya.

Kami bertolak dari Lahat menuju Palembang sekitar pukul 20.00. Semua tiba dengan selamat di Palembang (kota empek-empek) pada pukul 01.00 dini hari. Sungguh perjalanan yang sangat melelahkan. Namun kami tetap semangat demi perkembangan Buddha Dhamma, demi memberikan pelayanan yang terbaik untuk semua makhluk, serta kami belajar untuk menjadi pribadi dan organisasi yang Bahagia dan Membahagiakan. Dengan melakukan kunjungan kami seperti me-recharging diri sendiri, belajar melihat "keluar". Disetiap kali kita kujungan kita benar-benar merasakan kebersamaan, kehangatan, sambutan dari semua, semangat dari semua khususnya, yang berada di daerah. See youuu Guysss... Have a nice day..

06 January 2016

Mukernas XV & Pelatnas V di Prasadha Jinnarakhita

Hellloooo Sahabat Sekber PMVBI Sumsel.. Apa kabar??? Selamat Tahun Baru dan Selamat Hari Metta, semoga kita semakin semangat dalam memberikan pelayanan dan kebahagiaan kepada semua, semakin giat untuk belajar, berbakti, praktek, bermain, berkarya.

Seperti tema Acara Mukernas XV & Pelatnas V (30 Desember 2015 - 03 Januari 2016) yaitu "Better Me, Better Society" Panitia Pelaksana mengajak seluruh peserta untuk mentransformasi diri yang baik sehingga jika diri kita sudah bertransformasi dengan baik maka seiring berjalannya waktu dapat memberikan dampak untuk kehidupan sosial kita. Mukernas XV & Pelatnas V diadakan di Prasadha Jinnarakhita, tempat untuk mengenang Sang Pelopor kebangkitan umat Buddha di Indonesia yaitu Ashin Jinarakkhita yang akrab disapa Sukong. Bagi Mimin maupun umat Buddha lainnya,  Sukong merupakan orang yang sangat luar biasa yang benar-benar sangat menginspirasi, banyak teladaan dari Sukong seperti semangat, pengorbanan, kedisplinan, dan kesederhanaan yang dapat dita contoh.

Balai Kenangan Ashin Jinnarakhita
Tanggal 30 Desember 2015, Pengurus Setprov Sekber PMVBI Sumsel bertolak dari Palembang ke Jakarta yang terdiri dari Lisan Putra (Sekprov), Lia Lestari (Wasekprov), Siska Anggrayani (Ketua DPD IPGABI), Niko Setiawan (Ketua Seksi PSDM), Andra (Ketua Seksi Mitra Daerah), Gusnawati (Ketua Seksi Kesekretariatan & Media Komunikasi) dan Erwin Salim (Anggota Seksi Kesekretariatan & Media Komunikasi. Setibanya di PJ kami disambut dengan hangat oleh teman-teman panitia, kami langsung melakukan registrasi ulang dan kemudian bersih diri sebelum acara pembukaan dimulai.

Pembukaan Acara Mukernas XV & Pelatnas V dimulai pukul 18.00 yang dihadiri oleh Anggota Sangha, Dirjen Bimas Buddha, Pengurus MBI beserta Banom, tamu undangan serta teman-teman Sekber PMVBI dari 17 Provinsi. Acara dimulai dengan menyanyikan lagu (Indonesia Raya, Mars Buddhayana, Mars Sekber PMVBI), kata sambutan (Ketua Panitia Pelaksana sdr. Denni Michael Lie, Sekjend  Sekber PMVBI sdri. Ivana Miharja Kesuma, MBI Bpk. Marga Canto, Ketua Sagin  Bhante Nyana Suryanadi Mahathera, Dirjen Bimas Buddha Bpk. Dasikin) diselingi dengan penampilan dari pemuda/i dan juga ada dari saudari kita, dengan keterbatasan yang dimiliki tapi ternyata punya suara yang sangat memukau.

Bersama dengan Ketua Sagin Sumsel dan Pengisi Acara

Foto Bersama
Hari ke 2, tanggal 31 Desember 2015, acara berlangsung cukup padat dari pagi pukul 07.00 sampai malam (acara tahun baru) pukul 01.00. Pada hari kedua ini, diisi dari Sekjend Sekber PMVBI dan Ketua Sagin Mahathera Suryanadi. 

Hari ke 3, diawal tahun 2016, kami diajak untuk diskusi tentang Program Kerja Sekber PMVBI  (sesi ini dibagi menjadi 4 Kelompok (Organisasi, PSDM - Mitra, IPGABI, Media Komunikasi), kemudian dilanjutkan rapat koordinasi bersama Sagin, MBI beserta Banom dan diakhiri dengan sidang pengesahan Program Kerja Sekber PMVBI.

Hari ke 4, tanggal 2 Januari 2016, peserta mendapat sharing tentang Pentingnya Transformasi Diri dari Bpk. Sudhamek AWS (Chairman Garuda Food).  Siang harinya seluruh peserta diajak ke Wihara Kong Hoa Se, yang merupakan Wihara tempat YA Ashin Jinarakkhita ditahbiskan menjadi seorang Samanera oleh Maha Bhiksu Pen Ching dan diwihara ini peserta mendapat banyak wawasan tentang transofrmasi sosial dari Bhante Dharmavimala Mahathera. Selepas itu, pada malam harinya, Bpk. Adi Putera Widjaja (Perwakilan dari Siddhi) berbagi  tentang kegiatan - kegiatan Siddhi dan mengajak Sekber PMVBI agar dapat bekerja sama dengan Siddhi dalam program Entreprenur. Dan terakhir sebelum tidur, peserta membahas juklak dan teknis pelaksanaan STKN (Sarasehan dan Temu Karya Nasional) yang akan diadakan di akhir Desember 2016 di Prasadha Bhaisajyaguru di kota Lampung.
Transformasi  Sosial oleh Bhante Dharmavimala
Dharmasala Wihara Kong Hua Se
Foto di Wihara Kong Hua Se bersama Eddy Jonson
Sidang Pembahasan STKN
Hari ke 5, tanggal 3 Januari 2016, mendapat sharing tentang Organisasi yang Bahagia & Membahagiakan oleh Bpk. Didiek K. Suprapto (Retainer Consultancy at DAW groups)  dilanjutkan wejangan dari Bhante Nyanamaitri dan Romo Tanjung (Dewan Pengawas Wulan Bahagia).

Sore harinya pukul 16.00 dilaksanakan acara penutupan Mukernas XV & Pelatnas V. Pada kesempatan ini team Setjend Sekber PMVBI memberi apresiasi ke Sekber PMVBI Inspirasi yaitu Sumatera Utara (Inspirasi tentang sharing kegiatan di Media Komunikasi), Sumatera Selatan (Inspirasi tentang Kunjungan Daerah), Jawa Tengah (Inspirasi tentang Pertahanan Penyebaran Buddha Dhamma).

Wejangan dari Bhante Nyana Maitri & Romo Tanjung


Point Penting yang didapatkan dari Mukernas XV dan Pelatnas V yaitu meningkatkan komunikasi (baik sesama pengurus, koordinasi dari pusat - daerah-PMV, komunikasi dengan KBI, dan senior Sekber PMVBI), meningkatkan pelatihan pengembangan diri, Mengaktifkan media sosial, dan pembenahan administrasi dan keuangan Sekber PMVBI.



Ayo kita bertransformasi lebih baik lagi untuk diri sendiri dan sosial karena kita semua saling membutuhkan satu dengan yang lain, berikanlah pelayanan yang terbaik karena "Better Me, Better Society".
Serve to be Perfect, be Perfect to Serve.
Foto Bersama Suhu Nyanamaitri & Suhu Bhadrasila
Foto Bersama Romo Tanjung & istri
 
 
Blogger Templates