Social Icons

31 October 2012

Retret Volunteer 2012

Pondok Sadhana Amitayus, Bogor
Mengambil tempat di Pondok Sadhana Amitayus, Bogor empat orang anggota Sekber Sumsel yaitu Lisan Putra, Rico Agus Hendro, Febrina Srikandy dan Gusnawati mengikuti acara Retret Hidup Berkesadaran yang diadakan oleh Sekber Pusat. Acara yang berlangsung dari tanggal 26-28 Oktober 2012 ini dihadiri dan dibimbing langsung oleh YM Mahathera Dharmavimala, YM Nyanagupta, YM Bhadra Vidya, YL Samanera Bhadra Murti dan Sister Rising Moon.

Suasana sesi mendengar secara mendalam
dan berbicara penuh cinta kasih
Tujuan dari acara ini adalah membentuk dan melatih komunitas di daerah agar siap dan dapat mengadakan acara-acara retret di provinsi masing-masing. Tampak hadir perwakilan dari provinsi Bangka Belitung, Jambi, Jakarta, Yogyakarta, Bandung serta anggota Sekber Pusat dan sukarelawan lepas lainnya.

Meditasi Jalan Berkesadaran


Acara yang berisikan berbagai teori dan praktek hidup berkesadaran dijalani para peserta, mulai dari meditasi duduk, meditasi jalan berkesadaran serta sesi mendengar secara mendalam berbicara penuh cinta kasih. Semua kegiatan diajarkan dan dilakukan dengan kesadaran penuh. Bunyi lonceng dan bel yang sering terdengar membantu peserta untuk kembali ke "rumah sejati" mereka yaitu aliran nafas masuk dan keluar.

Dalam sesi meditasi jalan peserta bersama para bhikku berjalan menyusuri alam di sekeliling pondok. Suasana pagi nan sejuk dipadukan dengan pemandangan alam nan asri sangat membantu peserta untuk fokus pada latihan.

Tampak Febrina praktek
membunyikan genta
Ada juga latihan membunyikan genta, sesuatu yang terlihat sederhana namun ternyata lumayan sulit. Dimana dalam praktek yang benar genta harus dibunyikan dengan penuh kesadaran dan tidak lupa dibacakan gathanya. Semua peserta mendapatkan giliran satu persatu mencoba dibimbing Sister Rising Moon. Walau nampak gemetar namun praktek ini memberikan suatu pengalaman baru bagi semua peserta. Pembekalan materi dan latihan yang sangat berarti sehingga diharapkan nantinya pemuda di daerah mampu mengadakan acara retret yang baik dan efektif.

16 October 2012

Pensakralan Pratima Buddha dan Bodhisattva Vihara Samantabhadra dan Vihara Maitribhumi Palembang

Anggota Sangha yang hadir
Dua vihara yang berada di kota Palembang yaitu Vihara Samantabhadra dan Vihara Maitribhumi yang berada dalam naungan Yayasan Balaputradewa Indonesia pada awal Oktober 2012 mengadakan serangkaian acara yang ditujukan untuk memperingati 1 tahun meninggalnya (Alm) Y.M Mahasthavira Nyana Jayabhumi (-wafat 17 September 2011-) serta sekaligus meresmikan Vihara Samantabhadra dan Vihara Maitribhumi.


Seperti diketahui bersama almarhum merupakan salah satu sosok penting dalam yayasan, vihara serta di kalangan umat. Almarhum merupakan pendiri Vihara Samantabhadra, pendiri Yayasan Balaputradewa Indonesia serta juga pemprakarsa purna pugar Vihara Maitribhumi. Kepergian almarhum tahun lalu sungguh mengejutkan banyak pihak. Oleh karena itu menandakan 1 tahun kepergian beliau yang sejatinya jatuh pada tanggal 17 September 2012 namun atas dasar  kesepakatan prosesi peringatan dijadikan satu dengan acara peresmian vihara (kai kuang).

Bhikku Mitra memimpin prosesi
Tampak anggota Sangha melantukan sutra
Acara peringatan almarhum dimulai dari tanggal 02-05 Oktober 2012 dengan pembacaan sutra tiap harinya oleh bhikku Sangha. Bhikku Sangha yang turut hadir pada rangkaian acara ini kurang lebih berjumlah  23 orang. Tampak hadir Bhikku Mitra, Tara, Vidya, Obassa, Guna, Bodhi, Jayagiri, Nyana Sukkha, Nyana Prabhasa, Y.M Bhadrasilo, Y.M Arya Maitri, Y.M Vimala Dharma, Y.M Nyana Maitri, Sam. Gede Ari, Bhikkuni Xien Yi, Xien Pei, Xien Miao, Xien Jen, Xien Ming, dan bhikku/ni lainnya.




Puncak pembacaan sutra Tang Mung Shan dibawakan oleh Y.M Nyana Maitri Mahasthavira bersama para bhikku Sangha beserta umat pada Jumat malam (05/10). Walaupun ditemani hujan deras yang mengguyur tidak menyurutkan niat umat yang hadir. Suasana khidmat terasa ketika alunan sutra dibacakan di teras Vihara Samantabhadra yang "disulap" menjadi "dhammasala". Ratusan umat tampak hadir baik dari dalam kota Palembang maupun luar kota seperti dari Bangka Belitung, Lahat dan Lampung. Prosesi yang berlangsung 2 jam ini berjalan lancar tanpa ada hambatan berarti.

Y.M Mahasthavira Arya Maitri
Keesokan harinya, Sabtu (06/10) rangkaian acara dilanjutkan dengan pensakralan Pratima Buddha dan Pratima Bodhisatva serta peresmian Vihara Samantabhadra oleh bhikku Sangha. Acara dimulai pukul 09.00 wib dipimpin langsung oleh Y.M Mahasthavira Arya Maitri bersama Y.M Mahasthavira Vimala Dharma dan Y.M Mahasthavira Nyana Maitri. Tak kurang 200 orang umat memadati 2 dhammasala vihara. Prosesi kaikuang sendiri usai pada pukul 11.00 Wib. Sebagai informasi Vihara Samantabhadra belum sempat diresmikan sejak tahun 2004. Rencana kaikuang sendiri telah sejak dulu direncanakan alm Bhante Jayabhumi namun hingga beliau meninggal rencana tersebut belum sempat direalisasikan.

Pensakralan Pratima Buddha di Vihara Samantabhadra
oleh bhikku Sangha
Y.M Mahasthavira Nyana Maitri
Berlanjut esoknya, Minggu (07/10) acara pensakralan Pratima Buddha dan Pratima Bodhisatva serta peresmian mengambil tempat di Vihara Maitribhumi yang berada di daerah Bukit. Vihara Maitribhumi sama halnya dengan Vihara Samantabhadra sejak berdiri tahun 1989 telah mengalami 6 kali purna pugar yang diprakarsai oleh alm Bhante Jayabhumi namun juga belum sempat diresmikan. Merupakan cita-cita almarhum untuk meresmikan/kai kuang Vihara Maitribhumi.




Pensakralan Pratima Buddha Vihara Maitribhumi
Acara kaikuang dimulai pukul 09.30 Wib dipimpin Y.M
Mahasthavira Nyana Maitri. Alam selaku ketua Vihara Maitribhumi menjelaskan, "Selain sebagai tempat umat melaksanakan ritual peribadatan, vihara ini juga kerap digunakan untuk sekolah minggu atau sekolah Dhamma khusus anak-anak muda".

 
 
Blogger Templates